5 Keterampilan Sosial dan Emosional Penting untuk Diajarkan pada Anak   

5 Keterampilan Sosial dan Emosional Penting untuk Diajarkan pada Anak  

Jika Anda ingin mengajarkan anak Anda bagaimana cara membuat dunia menjadi lebih baik, Anda harus terlebih dahulu mengajarkan pada mereka bagaimana cara membuat diri mereka menjadi lebih kuat.

Saat masih kecil, guru mungkin melabeli anak yang mengganggu sebagai “buruk” dan mengeluarkan mereka dari kelas. Sekarang anak-anak diajari untuk menenangkan “ledakan” emosi lewat pembelajaran sosial dan emosional. Pemikirannya sederhana: untuk membesarkan anak-anak menjadi pribadi yang lebih baik, kita harus mengajarkan mereka bagaimana cara bersikap baik kepada diri sendiri.

Nah, berikut ini ada 5 keterampilan penting untuk diajarkan pada mereka:

  • Kesadaran diri

Ini adalah kemampuan untuk memahami dan mengekspresikan emosi, tujuan, dan nilai-nilai. Bangun keterampilan ini dengan membantu anak yang kesal menggali apa yang salah. Apakah mereka rewel karena lapar dan tidak menyadarinya? Marah karena gagal dalam ujian dan merasa sedih? Tanyakan, “Kapan perasaan itu dimulai? Apa yang terjadi sebelumnya?” Meskipun mereka tidak dapat menjawab, mengarahkan mereka dengan cara ini dapat membuahkan hasil dalam perilaku refleksi diri saat mereka tumbuh.

  • Manajemen diri

Seorang anak dengan manajemen diri yang kuat mampu mengatasi stres. Bantu mereka menciptakan area tempat mereka pergi untuk menenangkan diri, yang sering disebut pojok perdamaian. Memberikan ruang agar mereka merasa lebih baik dapat membantu anak-anak untuk lebih fokus.

  • Kesadaran sosial

Ini adalah kemampuan untuk merasakan dan menunjukkan empati. Untuk meningkatkannya pada anak Anda, diskusikan perasaan orang-orang dalam kehidupan atau di layar, dan apa yang Anda katakan untuk membantu mereka merasa lebih baik.

  • Keterampilan menjalin hubungan

Ini membantu anak berkomunikasi, mendengarkan, dan berkolaborasi. Dorong mereka dengan menunjukkan kepada anak Anda bahwa perasaan mereka penting. Di malam hari, tanyakan apa yang membuat mereka bahagia, sedih, takut, atau bingung hari itu, dan benar-benar dengarkan dan tanggapi apa yang mereka katakan kepada Anda.

  • Pengambilan keputusan yang bertanggung jawab

Ini adalah kemampuan untuk berperilaku dengan cara yang bermanfaat bagi diri mereka sendiri dan orang lain. Untuk memupuk keterampilan ini, berikan contoh: biarkan anak Anda melihat Anda mengambil keputusan dengan penuh pertimbangan, memperhatikan kebutuhan orang lain dan juga kebutuhan mereka sendiri.

Para ahli mengatakan bahwa memperkuat pembelajaran sosial dan emosional di rumah hanyalah masalah bagaimana menjadi orang tua yang baik: “Segala sesuatu tentang membantu seorang anak menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri, untuk dapat memahami kehidupan, memahami apa yang terjadi, bergantung pada kebaikan dan cinta orang tua”. “Ketika seorang anak terpenuhi kebutuhannya ketika mereka diasuh, mereka menginternalisasikannya sebagai bagian dari diri mereka.”

 

Sumber: Parents.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *