Anak Anda Pemalu? Bantu Dia Mengatasinya

Anak Anda Pemalu? Bantu Dia Mengatasinya

Anak-anak pada umumnya sangat senang dan bersemangat ketika bermain bersama teman-temannya. Mereka akan memanfaatkan waktu tersebut untuk menjelajah dunia di sekitarnya. Namun lain halnya dengan anak yang memiliki sifat pemalu. Ia tampak sering menyendiri dan enggan berteman yang kerap kali membuat orang tua merasa khawatir. Terlebih tampaknya anak-anak lain yang seusia tidak mengalami kesulitan dalam kehidupan sosial, dengan mudah menjalin dan mencari teman.

Apabila mengalami situasi tersebut, maka Anda harus membantu anak Anda. Bermain dengan teman merupakan cara penting bagi anak usia sekolah untuk mempelajari aturan sosial seperti bekerja sama, tidak saling menyakiti perasaan, dan menunggu giliran yang semua itu sangatlah menyenangkan. Sejatinya setiap anak memiliki hak di rumah dan hak di sekolah untuk berteman dengan siapa pun.

Kuncinya, banyak orang tua dan ahli sepakat, mengambil langkah kecil untuk mendorong interaksi sosial yang positif tanpa terlalu memaksa. Tujuannya adalah memberi anak Anda kesempatan untuk menghargai pengalaman sosial yang akan membuatnya menginginkan hal tersebut dan tidak merasa tertekan untuk melakukan sesuatu yang menurutnya sulit. Anak Anda mungkin pada dasarnya pemalu dan ini tidak selalu berarti buruk. Daripada mencoba mengubah kepribadian anak Anda, Anda dapat membantunya melakukan cukup banyak hal untuk menemukan kegembiraan hubungan dengan teman sebaya. Tetapi Anda tidak bisa begitu saja memilih seseorang dan mengharapkan anak Anda berteman dengan orang itu. Anda bisa mencoba melakukan cara-cara berikut ini:

  • Lakukan secara bertahap

Mulailah dengan mengundang hanya satu atau dua calon teman ke rumah Anda, sebaiknya anak-anak yang sudah dikenal anak Anda dan seusia. Usahakan agar waktu bermain tidak terlalu lama. Satu atau dua jam sudah cukup ketika anak-anak baru saja mengenal satu sama lain. Ada kemungkinan bahwa teman baru harus pergi ketika segala sesuatunya semakin menyenangkan, tetapi ini lebih baik ketimbang waktu bermain terlalu lama dan memburuk menjadi pertengkaran.

  • Bikin rencana ke depan

Arahkan waktu bermain seputar permainan dan aktivitas yang disukai dan dikuasai anak Anda. Ini akan membuatnya lebih nyaman dan membuatnya merasa nyaman dengan dirinya sendiri.

  • Orang tua ikut terlibat

Jangan biarkan anak-anak bermain sendiri dan berharap yang terbaik. Bimbingan Anda dapat membuat anak merasa lebih nyaman satu sama lain, terutama teman baru. Namun, cobalah untuk tidak mendominasi atau mengisi posisi anak Anda. Idenya adalah membantu mencairkan suasana tanpa mengambil kendali.

  • Lihat bagaimana orang lain melakukannya

Menonton video atau membaca buku tentang teman dan persahabatan bisa menjadi salah satu cara untuk memperkuat sisi positif dari bersosialisasi. Ini juga bisa menjadi titik awal untuk berbicara dengan anak Anda tentang berteman dan dapat mendorongnya untuk terbuka dan mengungkapkan perasaannya.

  • Cobalah untuk tidak berharap terlalu banyak

Jika anak Anda merasa dipaksa untuk berteman, maka niat baik Anda bisa menjadi bumerang. Dia mungkin sudah merasa tidak aman dengan anak-anak lain, dan tekanan dari orang tua dapat memicu rasa tidak aman itu.  Hal tersebut mengakibatkan anak-anak akan tutup mulut dan menjadi lebih pemalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *