Alasan Sekolah Montessori Cocok Untuk Anak dengan ADHD

Alasan Sekolah Montessori Cocok Untuk Anak dengan ADHD

Anak-anak dengan ADHD adalah anak dengan tingkah yang berlebih atau biasa disebut dengan hiperaktif. Mereka adalah anak yang terus menerus bergerak, banyak berbicara, dan mengalami kesulitan berpartisipasi dalam kegiatan yang tenang seperti membaca. 

Bagaimana kita tahu apakah seorang anak menderita ADHD atau mereka hanya anak yang banyak bicara biasa dan memiliki lebih banyak energi daripada kebanyakan anak? Jawaban yang paling tepat adalah merujuk anak-anak ke profesional medis yang dapat membantu mendiagnosis apakah anak benar-benar terkena ADHD. 

Berat sekali bagi anak-anak ADHD belajar di ruang kelas konvensional yang selalu meminta anak-anak berumur 3-4 tahun untuk duduk diam, mendengarkan guru, mengikuti arahan, dan belajar dengan tenang.

Karena tantangan mendidik anak dengan ADHD begitu berat, maka para orang tua mulai memperhitungkan pendidikan model Montessori.

Sekilas tentang Montessori

Metode pendidikan Montessori merupakan pendekatan praktis pendidikan yang menggabungkan filosofi tentang kebebasan individu dan tanggung jawab untuk mengembangkan diri.

Maria Montessori adalah dokter wanita yang mengembangkan metode pendidikan ini. Pada awal abad ke-20 dengan menggunakan ilmunya ia mengamati bahwa anak-anak akan lebih bahagia belajar jika mereka terlibat dalam proses belajar.  Tidak hanya duduk diam di depan meja mendengarkan guru mengajar.

Anak-anak akan mampu meraih semua potensi dari berbagai sisi kehidupan.  Pendekatan ini lebih menekankan pada bagaimana anak belajar bukan bagaimana pada bagaimana guru mengajar.

Setiap metode pendidikan tidak terkecuali Montessori memiliki pro dan kontra.  Namun tidak ada salahnya kita mempelajari bagaimana model pendidikan ini cocok untuk anak ADHD.

Anak dengan ADHD dan Lingkungan Sekolah Montessori 

Lingkungan Montessori akan menjadi tempat yang nyaman bagi anak-anak dengan ADHD untuk mereka belajar dan berkembang, baik secara akademis maupun sosial.

Montessori memberi anak kesempatan untuk membuat pilihan mereka dan belajar sesuai dengan kecepatan daya serapnya sendiri. Berikut dua alasan utama kenapa sekolah Montessori cocok untuk anak dengan ADHD:

Kemandirian bagi Setiap Siswa adalah yang Utama

Pendidikan Montessori menggunakan pendekatan individual di mana siswa belajar dengan cara mereka sendiri, anak memiliki rencana belajar mereka sendiri. Mereka akan memilih kegiatan mana yang lebih mereka sukai. Guru hanya bersifat mengarahkan dan menjadi sumber bertanya jika mereka mengalami stuck. 

Di Montessori anak akan diajak untuk mengerjakan pelajaran seperti matematika di pagi hari. Kemudian di siang harinya mereka belajar melakukan kegiatan yang dekat dengan kehidupan. Seperti cara bergaul dengan teman, cara makan dengan sopan, dan kegiatan harian lainnya yang tentunya diajarkan dengan cara menyenangkan dan atraktif.

Aktif Bergerak adalah Kunci

Di Montesorri anak sangat tidak diharapkan untuk duduk di meja belajar sepanjang hari. Mereka diberi ruang lebih untuk bergerak. Keleluasaan ini dapat menjadi manfaat besar bagi anak-anak dengan ADHD. Mereka dapat bebas berbaring di atas karpet, berjalan kesana kemari untuk menyelesaikan materi mereka, bahkan mungkin berdiri di atas kursi mereka jika itu diperlukan.

Dengan bebas bergerak, imajinasi mereka justru meningkat lebih tajam. Jadi ketika diajak untuk mengerjakan suatu project mereka akan lebih kreatif. Para guru akan selalu berupaya untuk menjadi seperti teman bermain mereka yang mengasikkan. Teman bermain yang tahu banyak hal dan siap membantu mereka saat mengalami kesulitan dalam memecahkan sesuatu.

Itu tadi dua alasan utama mengapa sekolah Montessori cocok untuk anak-anak dengan ADHD. Anda akan menemukan lingkungan sekolah yang fun ketimbang sekolah konvensional yang terkesan menyeramkan. Perlu Anda ketahui bahwa anak dengan ADHD memiliki banyak sifat positif yang luar biasa.

Mereka energik, suka mengajak semua orang terlibat dalam aktivitas permainan mereka. Mereka selalu siap untuk diajak melakukan petualangan.

Mereka imajinatif, kreatif, dan senang berpikir untuk memecahkan masalah. Mereka juga biasanya memiliki selera humor yang tinggi dan lebih sensitif, empatik, serta lebih mudah memahami keinginan orang lain.

Karena Montessori bersifat spesifik kepada satu individu dan tidak 100% sama dengan sekolah regular, maka Montessori untuk anak ADHD adalah pilihan yang bisa dipertimbangkan oleh para orangtua. Demi perkembangan anak yang maksimal, jangan sampai salah pilih sekolah semenjak usia mereka masih dini, ya!

Di atas semua itu, ingatlah bahwa untuk mendidik anak dengan ADHD sangat membutuhkan kesabaran ekstra. Berhati-hatilah dengan pernyataan dan perkataan Anda sebagai orang tua karena anak-anak dengan ADHD sangat sensitif dan kritis.

Source : Why Montessori Schools Can Be Awesome for Kids With ADHD

____________________________________

Stella Maris School adalah sekolah internasional dan nasional untuk anak KB/TK hingga SMA. Salah satu visi Stella Maris yaitu “Menjadi Sekolah Dasar Terdepan dalam Penanaman Karakter Berlandaskan Iman Kristiani”. Tidak hanya mengembangkan kemampuan akademis tapi juga non akademis sesuai usia dan talenta siswa dengan tetap memperhatikan sisi psikologis. Hubungi kami untuk bertanya lebih lanjut tentang pengajaran di Stella Maris, pendaftaran sekolah ataupun beasiswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *