Apa Peran Orang Tua untuk Menumbuhkan Kepercayaan Diri pada Anak?

Apa Peran Orang Tua untuk Menumbuhkan Kepercayaan Diri pada Anak?

Percaya diri adalah salah satu faktor penting dalam hidup anak. Tidak hanya berpengaruh pada pencapaian prestasi, sikap percaya diri juga berperan besar terhadap kemampuan anak melihat dirinya sendiri.

Orang tua memiliki peranan penting dalam menumbuhkan sikap percaya diri pada anak. Salah satunya adalah dengan percaya pada proses belajar dan kemampuan anak. Pengalaman sukses anak akan meningkatkan kepercayaan dirinya.

Apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan percaya diri?

Percaya diri adalah yakin bahwa dirinya dapat atau mampu melakukan sesuatu. Dasar dari menumbuhkan sikap percaya diri adalah anak perlu merasa aman dan nyaman atas dirinya.

Berikut ini beberapa upaya yang bisa dilakukan orang tua agar anak memiliki rasa percaya diri yang kuat:

  • Menumbuhkan motivasi

Motivasi sebagai usaha yang dilakukan anak untuk memenuhi kebutuhan, keinginan, dan kemauannya. Anak lahir dengan motivasi dari dalam dirinya. Orang tua berperan untuk mengembangkan motivasi dalam diri anak bukan memupuk motivasi dari luar dirinya. Motivasi untuk melakukan sesuatu yang didorong dari luar diri anak (misalnya karena hadiah atau sogokan), tidak membentuk kemampuan dan perilaku anak yang baik.

  • Bijak memuji anak
  1. Fokus kepada kepuasan dari dalam diri sendiri
  2. Dilakukan secara spontan
  3. Memuji usahanya, bukan hasilnya
  4. Memuji dengan tulus, tidak ada pesan tersembunyi
  5. Memberikan pujian yang spesifik
  • Kritik anak dengan cara yang baik
  1. Sampaikan spesifik kesalahannya, bukan pribadi anak
  2. Dengarkan dan terima perasaan anak
  3. Gunakan kata “seandainya …”
  4. Bantu anak memahami
  • Mendukung kemampuan anak

Memberikan kesempatan pada anak untuk banyak mencoba kegiatan baru sesuai dengan minatnya. Menyediakan fasilitas agar anak dapat menyalurkan kemampuannya. Misalnya, karena anak suka melukis, ibu membelikan alat lukis.

  • Memberikan pilihan dan waktu

Memberikan pilihan artinya memberikan kesempatan pada anak untuk mencoba mengatasi masalahnya sendiri. Misalnya, “saya kerjakan tugas dulu atau pergi dengan teman ya?” Memberikan waktu artinya orang tua menghargai dan membuka kesempatan pada anak untuk melakukan proses belajar.

  • Menjalin hubungan yang menyenangkan

Hubungan yang baik antara orang tua dan anak akan menumbuhkan rasa aman, nyaman, dan menyenangkan, sehingga rasa percaya diri anak tumbuh. Kegiatan bermain dan bercanda yang dilakukan bersama secara rutin dapat mempererat hubungan.

Sumber: kemdikbud.go.id

Foto: Freepik

 

Untuk informasi dan pendaftaran sekolah Stella Maris School, Hubungi :

Whatsapp : 081389535377
Instagram : @stellamaris.sch
Email : info@stella-maris.sch.id
Video Kegiatan Siswa : Youtube Stella Maris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *