Apa yang Harus Dilakukan Orang Tua Menghadapi Bullying Terhadap Anak di Sekolah?

Apa yang Harus Dilakukan Orang Tua Menghadapi Bullying Terhadap Anak di Sekolah?

Bullying terhadap anak di sekolah menjadi ketakutan terbesar yang dihadapi setiap orang tua. Hal ini dikarenakan kasus bullying akan berdampak pada kesehatan mental serta tumbuh kembang seorang anak.

Perlu diketahui bahwa perilaku bullying tidak hanya berupa tindakan fisik, tetapi juga bisa ditunjukkan secara verbal dan dilakukan secara berulang-ulang.

Anak-anak yang memiliki karakter cenderung pendiam dan terlihat lemah lebih rentan menjadi korban bullying di sekolah.

Meski dampak bullying terhadap anak tidak bisa disembuhkan secara langsung, sebagai orang tua Anda bisa melakukan beberapa hal ini untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Identifikasi dengan jeli tanda-tanda anak menjadi korban bullying di sekolah

Seorang Psikolog asal Inggris, Mark Heaton, mengatakan bahwa anak yang mengalami tindak bullying di sekolah memiliki perubahan perilaku.

Salah satunya yaitu menarik diri atau menghindari interaksi sosial. Pada kasus bullying terhadap anak dalam level yang sudah serius, anak yang menjadi korban bahkan merasa ketakutan hingga tidak ingin lagi pergi ke sekolah.

Apabila anak Anda menunjukkan tanda-tanda ini, cobalah untuk lebih mendekatkan diri agar ia mau menceritakan kejadian yang sesungguhnya dialami di sekolah.

Jangan memberikan perlawanan

Sering kali ketika orang tua mengetahui tindakan bullying terhadap anak di sekolah, maka emosi dan rasa sakit hati justru membuatnya melakukan perlawanan kembali. Padahal ketika Anda memberikan perlawanan, bukan tidak mungkin pelaku akan semakin berani untuk membully anak Anda.

Menjadi orang tua yang tegas bukan berarti menyelesaikan permasalahan dengan tindakan kekerasan. Sebaliknya, segera beri tahu pihak sekolah jika anak Anda telah menjadi korban bullying.

Minta bantuan dari pihak sekolah

Cobalah untuk tetap bersikap bijaksana dan tenang dalam menghadapi bullying terhadap anak di sekolah. Segera datangi sekolah yang dimaksud dan cobalah untuk berdiskusi dengan pihak sekolah, baik wali kelas, guru konseling, atau bahkan kepala sekola.

Dengan begitu, solusi yang terbaik akan ditemukan. Ingat, kasus bullying biasanya terjadi di luar sepengetahuan pihak sekolah karena tindakan tersebut baru dimulai saat anak-anak tidak berada dalam pengawasan guru atau orang dewasa di sekitarnya.

Terus memotivasi anak untuk semangat sekolah

Apabila kasus bullying sudah mendapat perhatian dari pihak sekolah, sebaiknya sebagai orang tua Anda terus memotivasi agar anak tetap bersemangat pergi ke sekolah setiap hari. Jangan ragu untuk terus memantau keadaan anak, dengan memperbaiki komunikasi.

Misalnya, tanyakan bagaimana kegiatan belajar di sekolah hari itu, apakah pelaku bullying masih tetap berlaku demikian atau justru sudah berubah. Pastikan Anda selalu memberikan afirmasi positif agar anak tidak kehilangan kepercayaan diri dan motivasi belajar.

Ajarkan cara menghadapi bullying terhadap anak

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, anak-anak korban bullying biasanya memiliki karakter pendiam dan pemalu sehingga terlihat lemah dibandingkan dengan teman-teman lainnya.

Oleh karena itu, mulai sekarang cobalah untuk mengajarkan anak bersikap lebih berani saat berhadapan dengan anak-anak pelaku bullying. Mengajari social skill adalah salah satu bagian dari parenting.

Orang tua dapat mengajarkan anak untuk bersikap tegas dan berani memberikan perlawanan balik kepada pelaku bullying.

Pindah sekolah

Apabila bullying terhadap anak masih terus terjadi bahkan dengan kondisi yang semakin parah, maka satu-satunya jalan yang bisa dilakukan oleh orang tua adalah dengan memindahkan sekolah anak ke tempat lain atau memilih home schooling untuk sementara waktu.

Ini menjadi keputusan yang tepat terutama jika Anda berupaya untuk menyembuhkan trauma pada anak-anak. Jika diperlukan Anda bisa mengajak anak untuk menemui psikolog agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Menghadapi bullying terhadap anak di sekolah memang tidak mudah, namun sebagai orang tua Anda harus terus memperhatikan perkembangan anak-anak.

Apabila terjadi perubahan pada perilaku anak, sebaiknya segera komunikasikan hal tersebut untuk menghindari hal-hal yang semakin buruk.

Referensi : What should parents do if their child is bullied at school?

____________________________________

Stella Maris School adalah sekolah internasional dan nasional untuk anak KB/TK hingga SMA. Salah satu visi Stella Maris yaitu “Menjadi Sekolah Dasar Terdepan dalam Penanaman Karakter Berlandaskan Iman Kristiani”. Tidak hanya mengembangkan kemampuan akademis tapi juga non akademis sesuai usia dan talenta siswa dengan tetap memperhatikan sisi psikologis. Hubungi kami untuk bertanya lebih lanjut tentang pengajaran di Stella Maris, pendaftaran sekolah ataupun beasiswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *