Cara Merespons Anak ketika Mendapat Nilai Jelek saat Pembagian Rapor

Cara Merespons Anak ketika Mendapat Nilai Jelek saat Pembagian Rapor

Tidak lama lagi anak-anak Anda akan mendapatkan hasil laporan belajar atau sering disebut rapor setelah mengikuti proses belajar mengajar selama  1 tahun akademik. Sebagai orang tua Anda pasti menginginkan hasil yang terbaik dari putra-putri tersayang. Tapi bagaimana jika sebaliknya? Ada nilai yang dianggap jelek. Bagaimana sebaiknya orang tua harus merespons?

  • Bersikap tenang dan tidak reaktif

Bukan hal yang mudah tentu saja, namun ketenangan haruslah menjadi langkah pertama yang Anda lakukan menghadapi kenyataan yang ada. Sikap reaktif seperti berteriak atau memarahi anak justru tidak banyak membantu, malah akan memberikan dampak yang kurang baik. Bereaksi secara berlebihan juga akan membuat anak menjadi lebih bungkam dan enggan berbicara dengan Anda. Menunjukkan sikap bahwa Anda tetap mencintainya meskipun kurang menyukai hasil yang diperoleh akan jauh lebih bijaksana.

 

  • Mengajak anak berdiskusi secara terbuka

Berbicara dari hati ke hati dengan putra-putri Anda akan sangat membantu memahami apa yang sesungguhnya terjadi. Apa masalah atau kendala yang sebenarnya terjadi? Dengan demikian Anda bisa turut mencari solusi dari permasalahan tersebut. Banyak faktor yang bisa menjadi penyebab nilai yang jelek. Tugas Anda adalah menggali secara terbuka agar putra-putri Anda merasa ada dukungan dari orang tua.

 

  • Menawarkan bantuan dan bukan memberikan hukuman

Hukuman bukan jalan keluar terbaik ketika putra-putri Anda mendapatkan nilai yang jelek di rapor. Justru Anda harus menawarkan bantuan yang konkret agar ke depan mereka mendapatkan nilai-nilai yang lebih baik. Misalnya menawarkan ikut les atau membantunya memahami sebuah pelajaran yang sulit dipahami.

 

  • Diskusikan dengan guru di sekolah

Mendiskusikan dengan guru atau pengajar di sekolah bisa menjadi salah satu solusi untuk menemukan permasalahan sesungguhnya. Karena bagaimanapun guru yang lebih memahami secara detil proses serta perkembangan proses belajar mengajar murid di sekolah. Siapa tahu dari hasil diskusi dengan guru akan ada jalan keluar yang lebih efektif.

 

  • Membuat perencanaan masa depan bersama

Salah satu cara yang juga bisa dilakukan adalah mengajak anak membuat perencanaan masa depan bersama. Tujuannya adalah agar putra-putri Anda tertarik dan lebih fokus dengan targetnya dalam menuntut ilmu di sekolah. Sebagai contoh mendiskusikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari dari mempelajari matematika atau fisika atau bidang pelajaran yang lain. Setelah itu ajak anak menyusun rencana pembelajaran di sekolah untuk mengejar target yang sudah ditetapkan bersama. Dengan cara tersebut anak juga diajak untuk turut bertanggung jawab akan masa depan mereka.

 

Sumber: Id.theasianparent.com

Foto: Freepik

 

 

Untuk informasi dan pendaftaran sekolah Stella Maris School, Hubungi :

Whatsapp : 081389535377
Instagram : @stellamaris.sch
Email : info@stella-maris.sch.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *