Apakah Kecerdasan Anak Menurun dari Ibu Saja?

Apakah Kecerdasan Anak Menurun dari Ibu Saja?

Mungkin Anda pernah membaca artikel dan mengetahui bahwa secara genetik kecerdasan anak menurun dari ibu saja. Kemudian muncul pertanyaan, bagaimana jika sang ibu ini kurang pintar atau kurang cekatan dalam suatu hal.

Misalnya sang ibu kurang pintar hitungan, apakah anak nanti tidak bisa berhitung? Atau sebaliknya jika sang ibu hanya pintar hitungan, apakah anak bakal tertinggal untuk urusan kecerdasan yang lain?

Di dalam artikel kali ini akan dibahas bagaimana sebenarnya secara scientific warisan kecerdasan apakah memang kecerdasan anak menurun dari ibu? Kemudian jika memang demikian, tidak adakah cara lain yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk memberikan stimulus kecerdasan bagi anak?

Kecerdasan genetik dari sisi ilmiah

Penelitian dari University of Washington mengatakan bahwa kecerdasan anak menurun dari ibu. Hal ini disebabkan perempuan memiliki dua kromosom X, sedangkan laki-laki atau ayah hanya memiliki satu kromosom X. Nah kromosom X ini akan menentukan bagaimana perkembangan kemampuan kognitif pada anak.

Tidak hanya itu, penelitian yang dilakukan oleh Medical Research Council Social and Public Health memberikan pertanyaan kepada 12 ribu lebih anak muda berumur 12 tahun sampai 22 tahun.

Pertanyaan yang diajukan ini bersifat pribadi dan mencakup beberapa hal seperti IQ, pendidikan, dan status sosial ekonomi. Kemudian hasilnya adalah hampir setengah korespondensi memiliki kecenderungan kecerdasan yang diwariskan oleh ibu.

Lalu apakah kecerdasan anak hanya bergantung genetik ibu?

Ini adalah pertanyaan utama, apakah anak hanya bergantung pada kecerdasan genetik sang ibu? Jawabannya adalah tidak. Ada beberapa faktor lain yang sangat penting untuk membantu perkembangan kecerdasan otaknya. Beberapa faktor tersebut akan dicoba dibahas di sini:

  • Lingkungan

Faktor pertama yang harus benar-benar Anda lihat dan perhatikan adalah lingkungan. Walaupun gen yang diturunkan oleh sang ibu ini sangat bagus, tetapi lingkungan tumbuh kembang anak ini tidak begitu bagus, tentu akan menghambat perkembangan otaknya.

Beberapa hal yang dimaksud lingkungan yang bagus adalah kegiatan sosialnya. Apakah anak berada di tengah anak-anak sebaya, lebih kecil, atau lebih tua.

Faktor sebaya bakal sangat berpengaruh, karena anak bisa belajar bersama-sama. Kemudian faktor lingkungan sekolah juga wajib Anda perhatikan, selalu berkonsultasi dengan guru untuk melihat perkembangan anak.

  • Asupan Gizi

Kemudian asupan gizi. Selain faktor eksternal, faktor internal harus benar-benar diperhatikan. Otak anak akan lebih terangsang jika orang tua saat mengandung sering mengonsumsi omega 3 yang berada di dalam ikan. Kemudian jika sudah lahir, anak tetap bisa diberikan konsumsi omega 3 dengan ditambah buah-buahan dan sayuran segar.

  • Mengelola minat dan bakat

Hal terakhir yang bisa Anda lakukan untuk memberikan kecerdasan maksimal pada anak adalah mengelola minat dan bakatnya.

Misalnya anak suka menggambar, Anda harus mengarahkan dan memantau apakah hal tersebut memang minat atau sekadar ingin coba-coba. Sebagai orang tua, Anda harus peka dengan kegiatan anak dan rasa penasarannya.

Sesekali menuruti keinginannya, bisa jadi akan membuka minat dan bakatnya. Pada saat anak berumur kurang dari 5 tahun, mereka akan mencoba berbagai hal. Kemudian saat masuk di sekolah dasar, mereka mulai cepat bosan melakukan 1-2 hal. Di sini Anda bisa melihat kegiatan atau pelajaran apa yang membuatnya senang.

Jadi memang benar kecerdasan anak akan lebih banyak diwariskan dari gen ibu. Namun, bukan berarti anak tidak bisa bertambah pintar dari sang ibu. Anda bisa melakukan beberapa cara agar anak cerdas dan membanggakan orang tua.

Referensi : GENE GENIUS Children inherit their intelligence from their mums, say scientists โ€“ but itโ€™s not all down to genes

____________________________________

Stella Maris School adalah sekolah internasional dan nasional untuk anak KB/TK hingga SMA. Salah satu visi Stella Maris yaitu “Menjadi Sekolah Dasar Terdepan dalam Penanaman Karakter Berlandaskan Iman Kristiani”. Tidak hanya mengembangkan kemampuan akademis tapi juga non akademis sesuai usia dan talenta siswa dengan tetap memperhatikan sisi psikologis. Hubungi kami untuk bertanya lebih lanjut tentang pengajaran di Stella Maris, pendaftaran sekolah ataupun beasiswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *