Kiat Memupuk Rasa Ingin Tahu Si Kecil

Kiat Memupuk Rasa Ingin Tahu Si Kecil

Keingintahuan adalah inti dari semua pembelajaran. Menyentuh sesuatu yang menarik, mengajukan pertanyaan, mencondongkan tubuh untuk melihat lebih dekat, mengulangi sebuah tindakan lagi dan lagi untuk melihat apa yang terjadi, semua itu adalah cara kita menggunakan rasa keingintahuan  untuk menemukan bagaimana sesuatu terjadi.

Rasa ingin tahu mendorong pembelajaran anak-anak. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa semakin tinggi rasa ingin tahu seorang anak, semakin bagus pula prestasi mereka secara akademis, utamanya dalam bidang bahasa (membaca) dan matematika saat mereka masuk ke jenjang sekolah. Pada kenyataannya, hampir semua anak memiliki rasa ingin tahu, dan ada banyak hal yang bisa dilakukan orang tua untuk memupuk keingintahuan anak mengeksplorasi dan belajar tentang suatu hal.

Berikut ini beberapa cara agar kegiatan penemuan menjadi sesuatu yang menyenangkan:

  • Melatih bertanya dengan model pertanyaan 5W (Who, What, When, Where, Why)

Ajak anak untuk bersama-sama mengajukan pertanyaan dan menemukan jawaban tentang hal-hal sederhana dengan kata tanya: Siapa, Apa, Kapan, Di mana, Mengapa.

  • Menunjukkan sebuah perubahan

Menyadari adanya perubahan di lingkungan sekitar kita memicu keinginan seorang anak untuk mencari tahu cara kerja sesuatu. Misalnya melihat perbedaan roti panggang dengan roti? Apa yang berbeda?

 

  • Bebaskan si kecil untuk mencoba dan gagal

Ketimbang selalu menjawab setiap saat, coba tanyakan pada anak Anda: Menara balok terus jatuh. Menurutmu mengapa itu terjadi? Apa yang bisa kita lakukan untuk membuatnya lebih tinggi? Tentu saja orang tua tahu bahwa meletakkan balok persegi panjang besar di atas menara balok berarti balok itu akan runtuh. Tapi anak Anda tidak. Membiarkan anak Anda bereksperimen dengan cara ini akan membangun keterampilan pemecahan masalahnya, memupuk rasa ingin tahunya, dan membantunya mengembangkan pengetahuan dari dalam dirnya.

 

  • Tanyakan kepada anak Anda apa yang ingin mereka ketahui

Ketika Anda melihat seekor cicak bergerak di dinding dan kemudian menghilang, tanyakan pada anak Anda: Menurutmu dia akan pergi ke mana? Papa/Mama penasaran apa yang sedang mereka lakukan? Apa yang ingin kamu ketahui tentang cicak? Ini adalah salah satu cara yang bagus untuk memanfaatkan rasa ingin tahu mereka. Orang tua membantu dan menuntun anak dengan menunjukkan keingintahuan orang tua sendiri terlebih dahulu.

 

  • Mengajak ngobrol

Orang tua harus terlibat dalam kegiatan yang meningkatkan percakapan antara orang tua dan anak. Temukan cara untuk memperluas percakapan dengan menggunakan pertanyaan: Apa yang akan terjadi selanjutnya? Menurutmu mengapa itu terjadi? Bagaimana dia melakukannya? Kemana dia pergi? Dengan melibatkan si kecil dalam percakapan semacam itu, orang tua akan membantu anak mengembangkan imajinasi dan rasa ingin tahunya.

 

  • Mengajak anak ke suatu tempat di luar rumah

Pengalaman yang diperoleh ketika berada di luar rumah akan memperkaya dan memperluas pandangan anak-anak tentang dunia. Hal tersebut juga dapat menginspirasi keingintahuan anak tentang hewan, alam bebas, buku, dan banyak lagi, dan menempatkan mereka sebagai pembelajar seumur hidup.

Hal terbaik yang dapat dilakukan orang tua untuk memupuk rasa ingin tahu dan kecintaan belajar pada anak mereka adalah dengan mencontohkannya sendiri. Tunjukkan kepada anak Anda bagaimana Anda menjelajah, menemukan, dan belajar. Jadikan belajar bersama sebagai aktivitas keluarga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *