Lewat Penilaian Kolaborasi, Proses Pembelajaran di SD Stella Maris BSD Jadi Lebih Optimal

Lewat Penilaian Kolaborasi, Proses Pembelajaran di SD Stella Maris BSD Jadi Lebih Optimal

Tujuan pendidikan nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, sehat jasmani dan rohani, berkepribadian mantap dan mandiri, serta punya rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

 

Untuk mewujudkan hal tersebut, sekolah sebagai penyedia layanan pendidikan berkewajiban merancang sebuah sistem pembelajaran yang tepat, disesuaikan dengan situasi dan kondisi peserta didik agar tujuan tersebut bisa tercapai. Salah satu caranya adalah seperti yang diterapkan oleh SD Stella Maris BSD, yaitu dengan membuat sebuah sistem penilaian, yang dikenal dengan nama penilaian kolaborasi. Secara garis besar pengertian penilaian kolaborasi adalah mengkolaborasikan atau menggabungkan penilaian beberapa Kompetensi Dasar (KD) dari beberapa mata pelajaran yang bersinergi dan kemudian dituangkan dalam sebuah project (project based learning).

Apa sesungguhnya yang ingin dicapai oleh SD Stella Maris BSD lewat penilaian kolaborasi?

 

Agnes Esti, salah seorang guru SD Stella Maris BSD menjelaskan salah satunya adalah memudahkan siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas khususnya dalam penilaian Kompetensi Inti (KI) 4 atau aspek keterampilan. Seperti kita ketahui bersama, KI 4 hadir karena sekolah seharusnya bukan hanya menghasilkan siswa yang pintar dari segi pengetahuan saja, namun juga terampil dan ahli dalam bidang tertentu. Keterampilan tersebut dapat diperoleh melalui aktivitas mengamati, mencoba, menanya, menalar, menyaji, dan mencipta. Tujuan lain adalah memudahkan orang tua mendampingi siswa saat pembelajaran di rumah. Sementara dari sisi guru bisa mengumpulkan informasi tentang kemajuan belajar siswa yang selanjutnya digunakan untuk keperluan perbaikan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Dari segi waktu pun, dengan adanya penilaian kolaborasi efektivitasnya bisa terpenuhi. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa penilaian kolaborasi merupakan suatu landasan penilaian yang mencakup kemampuan belajar dan menghargai setiap proses dari seluruh mata pelajaran. Hasil pembelajaran pun jadi lebih optimal karena adanya keterkaitan antar mata pelajaran.

 

Penerapan penilaian kolaborasi di SD Stella Maris BSD banyak mendapatkan respons positif dari orang tua siswa. Dan orang tua pun merasa senang dengan adanya sistem penilaian kolaborasi ini. Orang tua dari Stephen, siswa kelas 2 SD Stella Maris BSD mengungkapkan bahwa tugas kolaborasi dirasa lebih efisien secara waktu dan lebih efektif karena mencakup beberapa mata pelajaran sekaligus. Siswa mengerjakan sebuah project dan memperoleh nilai untuk beberapa mata pelajaran.

 

Pada akhirnya memberikan sebuah project yang membuat siswa tidak merasa terbebani tetapi seluruh kompetensi dasar pengetahuan dan keterampilan dari setiap mata pelajaran tuntas adalah keberhasilan yang senantiasa didambakan oleh sekolah dan guru demi tercapainya keberhasilan pendidikan di jenjang sekolah dasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *