Menghalangi Anak Menggunakan Gawai Hambat Tumbuh Kembangnya, Benarkah?

Menghalangi Anak Menggunakan Gawai Hambat Tumbuh Kembangnya, Benarkah?

Sebagian besar orang tua, mungkin termasuk Anda yang merasa khawatir anak akan kecanduan bila diberikan gawai (gadget). Nah, tahukah Anda, ternyata hal tersebut justru bisa menghambat pertumbuhan dan perkembangannya. Apa alasannya?

Mengacu pada sebuah studi dari American Academy of Pediatric (AAP), anak tidak bisa dipisahkan dari gawai. Senada dengan hasil studi tersebut, seorang Psikolog Klinis Anak, Remaja, dan Keluarga, Rosalina Verauli, mengatakan kehadiran gawai justru melatih kreativitas anak, kemandirian, hingga kemampuan memecahkan masalah.

“Kita tinggal di era digital, kalau orang tua menghalangi penggunaan gadget pada anak, maka sama saja menghambat tumbuh kembangnya secara adaptif. Adaptif disini adalah kemampuannya menguasai tantangan digital. Padahal, menurut riset ditemukan bahwa anak usai 3 hingga 5 tahun yang bermain gadget, pengetahuan umum dan bahasanya jadi lebih berkembang,” ujar Vera.

 

Apa tanda-tanda anak dikatakan kecanduan gawai?

Berdasarkan ilmu Psikologi, anak-anak dapat dikatakan kecanduan gawai bila hal tersebut mengganggu aktivitas kesehariannya. Misalny bermain, berkumpul bersama keluarga, tidur, hingga pola makannya yang ikut terganggu. “Jika demikian, maka si kecil mengalami interaksi yang berlebihan pada gadget,” tambah Vera.

Oleh karena itu, orang tua memainkan peran penting dalam hal pendampingan. Dengan diperbolehkannya gawai pada anak, bukan berarti gawai menggantikan peran orang tua sebagai pengajar.

“Kebanyakan permasalahan orang tua belakangan ini adalah memberi gadget pada anak tanpa batasan. Apalagi gadget tersebut dipergunakan untuk bermain game, padahal hal ini bisa menimbulkan berbagai masalah pada anak seperti kesehatan fisik dan kesehatan emosional mereka,” terang Vera.

“Orang tua perlu mengelola dan memastikan gadget digunakan untuk mendukung tumbuh kembangnya. Sajikan aplikasi pembelajaran dan permainan yang mengasah otak. Batasi pula waktu anak bermain gadget, misalnya satu jam dalam setiap harinya.” pungkas Vera.

 

Sumber: Fimela.com

Foto: Freepik

 

 

Untuk informasi dan pendaftaran sekolah Stella Maris School, Hubungi :

Whatsapp : 081389535377
Instagram : @stellamaris.sch
Email : info@stella-maris.sch.id
Video Kegiatan Siswa : Youtube Stella Maris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *