APA PERBEDAAN SEKOLAH INTERNASIONAL DAN NASIONAL DI INDONESIA?

APA PERBEDAAN SEKOLAH INTERNASIONAL DAN NASIONAL DI INDONESIA?

Sekolah internasional di Indonesia sudah lama ada di Indonesia. Seiring berjalannya waktu, keberadaan sekolah internasional ini cukup besar terutama di beberapa kota besar.  Hal tersebut dikarenakan adanya anggapan di masyarakat yang menyebutkan jika sekolah internasional lebih unggul. Lantas, apa saja perbedaan sekolah internasional dan nasional di Indonesia? Berikut di antaranya.

Bahasa pengantar di sekolah internasional

Perbedaan sekolah internasional dan nasional pertama ialah bahasa pengantar yang digunakan. Sekolah internasional menggunakan ragam bahasa. Sebagai bahasa utama biasanya menggunakan bahasa Inggris. Namun, ada juga sekolah internasional yang menggunakan bahasa Mandarin atau bahasa Jerman sebagai bahasa pengantar untuk kegiatan belajar mengajar. Para pengajarnya pun seorang native speaker atau penutur aslinya, dengan cara ini anak lebih mudah untuk mempelajari bahasa asing dengan baik dan benar.

Kemudian sekolah nasional, pada umumnya menggunakan bahasa Indonesia sebagai pengantarnya. Bahasa Inggris juga digunakan, namun dalam porsi lebih sedikit bila dibandingkan dengan bahasa Indonesia. Bahkan di beberapa daerah juga menggunakan bahasa lokal sebagai pengantar. Tujuannya adalah selain memudahkan komunikasi juga menjaga kearifan lokal dengan kurikulum nasional.

Kurikulum yang diterapkan

Hal kedua yang menjadi perbedaan ialah kurikulumnya. Hampir di sekolah internasional menggunakan kurikulum berbasis internasional. Misalnya saja menggunakan Cambridge International Examination (CIE) maupun International Baccalaureate (IB). Namun, dalam praktiknya untuk menerapkan kurikulum tersebut di sekolah internasional dibutuhkan persetujuan dan sertifikat resmi dari lembaga pembuat kurikulum. Tenaga pengajarnya pun harus sesuai dengan standar yang ditetapkan. Jadi, semuanya harus sesuai dengan standar internasional yang berlaku.

Pada sekolah nasional, kurikulum yang diterapkan seragam dan sesuai dengan kurikulum yang dibuat oleh pemerintah atau kurikulum nasional. Kurikulum tersebut dirumuskan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dan berlaku pada sekolah negeri maupun swasta. Selain menitikberatkan aspek pengetahuan, juga pada keterampilan dan sikap peserta didik.

Dilihat dari segi fasilitasnya

Perbedaan sekolah internasional dan nasional cukup signifikan. Khususnya dari segi fasilitas yang dimiliki keduanya. Sekolah internasional banyak orang menilainya lebih mahal daripada sekolah nasional umumnya. Akan tetapi, tidak bisa dipungkiri kalau harga mahal tersebut sangatlah sebanding dengan apa yang didapatkan.

Berbeda halnya dengan sekolah nasional milik pemerintah. Fasilitas yang disediakan pun berdasarkan anggaran dana pendidikan yang ada dan sudah dibuat oleh kementerian dan ini dibagi berdasarkan tingkat urgensi sekolah. Selain mengandalkan dana pendidikan dari pemerintah, sekolah nasional baik negeri dan swasta menggunakan biaya operasional yang berasal dari dana yayasan maupun iuran para orang tua siswa. Kemudian, dana pendidikannya juga bisa didapatkan dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

Sistem ujian dan tugas yang diberikan

Perbedaan sekolah internasional dan nasional keempat ialah mengenai sistem ujian dan tugas yang diberikan. Di sekolah internasional tidak hanya ujian tengah semester (UTS) dan ujian semester (UAS) saja. Di sisi lain juga ada ujian resmi dari IB berdasarkan kurikulum yang diterapkan di sekolah tersebut, namun untuk ujian resmi ini dilakukan sekali ketika para siswa memasuki kelas 12. Kemudian, ada pula sekolah-sekolah internasional tertentu yang menyelenggarakan ujian berdasarkan Cambridge Curriculum. Bentuk ujiannya tidak ada yang pilihan ganda dan berupa makalah. Soal tersebut harus dijawab secara esai oleh para siswa. Begitu juga dengan tugas-tugas yang diberikan oleh para pengajar.

Metode pembelajaran yang diterapkan

Lalu, dari segi metode pembelajaran yang diterapkan juga terdapat perbedaan. Untuk sekolah internasional, mata pelajaran yang diberikan biasanya lebih sedikit. Beberapa pelajaran utama yang masih diajarkan adalah matematika, bahasa Inggris, fisika, kimia dan bahasa Mandarin. Mata pelajaran di luar itu adalah pelajaran yang sifatnya pilihan. Tujuannya untuk meningkatkan skill para siswa.

Hal di atas sangatlah berbeda dengan sekolah nasional. Pelajaran yang diajarkan pun cenderung lebih banyak. Disamping pelajaran utama juga diajarkan pendidikan seni, ilmu sosial, olahraga dan keterampilan. Ditambah lagi pelajaran muatan lokal lainnya yang tiap sekolah tentu berbeda-beda.

Itu dia beberapa perbedaan sekolah internasional dan nasional di Indonesia yang perlu untuk Anda ketahui. Ingat, ketika memilih sekolah internasional terbaik selain memastkan kurikulum yang digunakan juga pilihlah sekolah yang sesuai dengan kebutuhan anak.

Reference : Sekolah Internasional dan Nasional: Lebih Baik Mana?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *