YUK, PAHAMI PERBEDAAN PAUD, KB DAN TK!

YUK, PAHAMI PERBEDAAN PAUD, KB DAN TK!

Hampir semua orang tua setuju bahwa pendidikan adalah bekal penting untuk masa depan anak. Banyak orang tua mempersiapkan pendidikan anak-anak mereka bahkan dari usia yang masih sangat dini. Kebutuhan inilah yang sekarang banyak dipenuhi dengan munculnya lembaga pendidikan untuk anak usia dini. Sehingga sekarang kita mengenal istilah PAUD, KB, dan TK.

Pertanyaannya apakah kita sudah memahami perbedaan ketiga isitilah tersebut supaya tidak salah ketika memilihkan untuk anak kita?

Yuk, kita simak dulu penjelasan berikut yang sudah dirangkum dari berbagai sumber!

  1. PAUD Merupakan Isitilah untuk Jenjang Pendidikan

PAUD adalah akronim dari Pendidikan Anak Usia Dini. Menurut undang-undang pasal 28 Sidiknas No.20/2003, PAUD adalah jenjang pendidikan yang diberikan sebelum anak memasuki jenjang pendidikan dasar, yakni ketika anak berusia 1 – 8 tahun. Jenjang pendidikan ini menaungi berbagai lembaga pendidikan yakni Kelompok Bermain (KB) atau playgroup, Taman Kanak-kanak (TK), pendidikan kelas dasar (6 – 8 tahun) dan lembaga-lembaga sejenis, baik formal maupun non formal.

  1. Kelompok Bermain (KB) atau playgroup merupakan lembaga yang masuk dalam jenjang PAUD. Rentang usia untuk KB adalah 2-4 tahun. Masuk dalam jenjang PAUD yang pertama, lembaga ini termasuk sebagai lembaga nonformal. Anak-anak KB biasanya diajarkan materi pengembangan motorik, kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual sampai cara bersikap dan berperilaku. Metode pembelajarannya pun umumnya menggunakan metode yang seru dan menyenangkan.
  2. Setelah selesai dari KB, biasanya anak akan melanjutkan ke TK atau Taman Kanak-kanak. Lembaga pendidikan ini ditujukan untuk anak-anak dengan rentang usia 4-6 tahun

Beda dari KB, TK masuk dalam jenjang pendidikan formal. Pada jenjang ini, anak akan mulai diajarkan pelajaran-pelajaran kognitif, seperti berhitung dan membaca. Nah, kurikulum pada lembaga ini bertujuan untuk mempersiapkan anak memasuki pendidikan dasar nantinya. Di jenjang ini, anak masih didorong untuk bermain sambil belajar lebih banyak hal.

Nah, setelah memahami perbedaannya, orang tua harus memutuskan si kecil nanti akan masuk sekolah yang mana. Berdasarkan sebuah penelitian, otak seorang anak akan mencapai 90% dari ukuran otak orang dewasa ketika dia menginjak usia lima tahun. Usia balita merupakan usia emas untuk bertumbuh dan berkembang, sehingga selain memberikan nutrisi terbaik, memberikan pendidikan yang tepat juga dapat membantunya lebih optimal.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan orang tua saat memilih pendidikan terbaik untuk si kecil. Yang pertama, coba pelajari seputar kurikulum dan metode pembelajaran di sekolah yang ingin dituju. Yang kedua, sesuaikan bujet. Selanjutnya, pertimbangkan jarak sekolah si kecil dengan rumah atau tempat bekerja, dan yang terakhir cermati dan analisis interaksi antara guru dan murid yang ada di sekolah tersebut.

Dari berbagai sumber.

Foto: pixabay.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *