5 TIPS CARA MENDIDIK ANAK YANG BAIK MENURUT PSIKOLOGI

5 TIPS CARA MENDIDIK ANAK YANG BAIK MENURUT PSIKOLOGI

Bagaimana cara mendidik anak yang baik? Anda mungkin sering melemparkan pertanyaan seperti ini, terutama bagi orang tua baru atau justru mereka yang anaknya sedang memasuki masa remaja. Menanyakan hal tersebut memang wajar, karena pada dasarnya mendidik anak memang bukanlah tugas yang mudah.

Nah, untuk membantu Anda agar dapat mendidik anak dengan baik, berikut ini lima tips parenting yang baik menurut psikologi.

Menasihati sekaligus mendengarkan

Salah satu hal yang sering dianggap sepele namun sebenarnya krusial adalah mendengarkan pendapat anak. Orang tua seringkali merasa sebagai pihak yang paling tahu sehingga pendapat anak pun diabaikan. Mereka pun cenderung lebih suka memberi nasihat daripada mendengarkan apa yang sebenarnya diinginkan anak.

Padahal, tidak selamanya pendapat anak salah dan pendapat orang tua benar. Ada kalanya, Anda juga bisa belajar dari anak. Di samping itu, mendengarkan pendapat anak pun akan membuatnya lebih terbuka dan merasa nyaman berkomunikasi dengan Anda selaku orang tua.

Hindari menuruti semua permintaan anak

Tidak seperti orang dewasa, anak-anak belum mengetahui apa itu yang disebut dengan skala prioritas. Mereka juga belum bisa membedakan mana kebutuhan dan mana yang sebatas keinginan saja. Akibatnya, mereka pun merengek jika permintaannya tidak dituruti.

Orangtua yang ingin anaknya berhenti merengek pun pada akhirnya sering mengambil jalan pintas dengan menuruti semua permintaan anak. Namun, ternyata tindakan tersebut kurang tepat. Menuruti semua permintaan anak hanya akan membuatnya manja. Di samping itu, jika Anda selalu menuruti permintaan anak, ia akan kesulitan mengontrol kehendaknya.

Tingkatkan rasa percaya dirinya

Kepercayaan diri sangat dibutuhkan oleh anak-anak. Jika anak percaya diri, mereka tidak akan ragu untuk mewujudkan hal yang selalu diimpikannya. Di samping itu, menjadi percaya diri juga bisa membuat anak lebih siap menghadapi persaingan saat ia dewasa nanti.

Oleh karenanya, penting bagi orang tua untuk selalu memupuk rasa percaya diri anak. Usahakan untuk selalu memberi dukungan kepada anak pada hal yang disukainya. Toh selama hal tersebut positif, Anda sendiri yang akan bangga nantinya.

Tetapkan aturan yang jelas

Anak Anda sering sulit diatur? Mungkin penyebabnya justru berasal dari diri Anda sendiri. Terkadang orang tua lupa untuk menetapkan aturan yang jelas pada anak. Akibatnya, anak pun merasa kebingungan dan pada akhirnya mengambil tindakan yang dianggapnya menyenangkan.

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, Anda sebaiknya menetapkan aturan yang jelas bagi anak. Jangan lupa juga untuk menyampaikan konsekuensi dari aturan tersebut. Misalnya, si kecil harus merapikan mainannya setelah digunakan. Anda bisa memberi pengertian jika anak tidak melakukan hal tersebut maka nanti mainan bisa menghalangi anggota keluarga lain untuk beraktivitas di rumah.

Beri contoh, bukan hanya perkataan

Anak-anak adalah peniru. Mereka akan meniru tindakan orang-orang di sekelilingnya sebagai sebuah proses belajar. Jadi, pendekatan yang paling tepat untuk mendidik anak adalah dengan memberikan contoh yang baik.

Sayangnya, kadang-kadang orang tua lalai dan menganggap bahwa nasihat atau perkataan saja sudah cukup. Padahal, selain dari nasihat anak juga belajar dari tindakan Anda. Oleh karenanya, Anda sebaiknya memberi contoh tindakan yang baik. Misalnya, selalu mengucap terima kasih saat diberi, membuang sampah pada tempatnya, hingga berbicara dengan bahasa yang baik.

Mendidik anak jelas bukan perkara mudah. Meski begitu, Anda perlu selalu ingat bahwa anak adalah titipan dari Tuhan. Menjaga titipan dari Tuhan jelas bukan dengan cara mendidik yang kasar dan otoriter. Anda bisa berangkat dari tips di atas dan kemudian mengembangkannya sendiri sesuai dengan kondisi si kecil. Semoga bermanfaat.

Referensi : 5 Tips Mendidik Anak Agar Bisa Selalu Bahagia dan Tidak Gampang Stres

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *