Wah Ternyata Pendidikan Anak Usia Dini Penting untuk Perkembangannya!

Wah Ternyata Pendidikan Anak Usia Dini Penting untuk Perkembangannya!

Pendidikan anak usia dini sangat penting diberikan untuk buah hati Anda, mengingat di usia tersebut mereka tengah berada di masa golden period. Di mana kemampuan otak dan motorik mereka tengah berkembang pesat. Untuk itu periode emas ini tidak boleh disia-siakan begitu saja tanpa pengajaran apapun.

Di negara Indonesia PAUD sendiri dibagi dalam 2 bentuk yaitu kelompok bermain atau playgroup dan TK atau taman kanak-kanak. Tujuan pendidikan di level ini yakni memberikan stimulus dalam rangka mengembangkan kemampuan kognitif serta sosial anak-anak prasekolah. Sehingga nantinya mereka benar-benar siap melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.

Baca Juga: Yuk, Pahami dan Kenali Bakat Putra-Putri Anda

Dari Pendidikan anak usia dini itulah buah hati Anda bisa mendapatkan pengetahuan lebih luas sekaligus mengetahui cara berperilaku yang baik di mata masyarakat. Disatu sisi lain keterampilan mereka akan semakin berkembang dan memiliki cakupan luas. Hingga pada akhirnya mereka bisa tumbuh menjadi pribadi cerdas dan berbudi.

Alasan Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini

Berikut ini beberapa alasan mengapa PAUD sangat penting untuk buah hati Anda, yaitu:

  1. Dapat membentuk jiwa pembelajar pada anak

Sistem pembelajaran PAUD di dalam kelas sengaja didesain menyenangkan dan mendidik. Peserta didik bisa belajar dengan efektif, merasa bahagia dan mendorong mereka untuk menjadi seorang pembelajar sejati atau disebut dengan istilah lifelong learner. Hal ini tentu menjadi bekal sangat berharga bagi anak sebelum masuk ke tahap pendidikan yang lebih tinggi.

  1. Mampu bersosialisasi dengan sesama

Melalui pendidikan anak usia dini maka buah hati Anda bisa berlatih untuk bersosialisasi dengan teman, guru dan warga sekolah lainnya. Kemampuan ini sangat bermanfaat untuk mengembangkan rasa percaya diri anak dan mengatasi rasa malu berlebihan yang mereka alami. Semakin sering terasah maka kemampuan sosialnya akan terus berkembang.

  1. Membangun rasa untuk kerjasama

Kemampuan untuk bisa bekerja sama dengan orang lain memang perlu dikembangkan. Paud akan mengenalkan hal ini kepada peserta didik. Pemberian materi latihan oleh tenaga pengajar akan menstimulasi mereka mengenai cara berbagi, bekerja sama, bergiliran secara adil hingga mereka benar-benar paham cara menjalin hubungan saling menguntungkan bersama rekan.

  1. Melatih konsentrasi sejak dini

Memasuki lingkungan belajar baru berarti anak-anak akan mulai menjalankan seluruh aturan dan cara pembelajaran yang diterapkan institusi pendidikan. Melalui PAUD, guru akan memberikan pendampingan serta materi yang mengasah kemampuan konsentrasi mereka hingga benar-benar bisa fokus.

Pendidikan Anak Usia Dini Investasi Jangka Panjang

Usia dini dianggap sebagai investasi jangka panjang. Pasalnya di usia tersebut bisa diperoleh manfaat lebih stabil jika dibanding dengan usia anak SD hingga SMA. Alasannya usia dini menjadi tahap awal pembentukan karakter. Bisa dikatakan anak yang mendapatkan pendidikan sedini mungkin berpeluang memiliki kepribadian lebih baik.

Pendidikan anak usia dini juga bisa membuat anak-anak terbiasa menghormati orang lain. Tidak hanya dari gurunya saja tetapi juga dari orang-orang yang berada di tempat lingkungan tersebut. Menumbuhkan rasa hormat sejak dini akan mendidik mereka dan membentuk karakter anak agar mempunyai kepribadian mulia.

Disatu sisi lain PAUD menyuguhkan pembelajaran sangat lengkap. Selain berkonsentrasi pada perkembangan motorik anak, pendidikan ini juga menekankan pada kecakapan komunikasi, keterampilan bersosialisasi dengan orang lain dan lingkungan juga memberikan pembelajaran moral dan budi pekerti.

Baca Juga: Membentuk Anak yang Tangguh

Oleh karena itu, anggapan masyarakat mengenai PAUD hanya membuang-buang waktu dan biaya tanpa manfaat besar harus ditumpas. Pendapat tersebut menjadi penilaian salah besar, mengingat fakta sebenarnya pendidikan anak usia dini justru menjadi modal awal setiap anak untuk membentuk karakter mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *